Menu

Mode Gelap
Klaim Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana, WST Dinilai Tak Pahami UU Pers Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Angkat Bicara Soal Kritik Warsito terhadap Sejumlah Media, Begini Penjelasannya Pengaduan Warga Menguat, Polisi Diminta Segera Bubarkan Dugaan Arena Judi di Pucangsari Purwodadi Mahasiswa PMII Unmul Gelar Aksi Demo di Depan Dishub Kaltim, Minta Pengawasan Layanan Penyeberangan ASDP Diperketat Diduga Terlibat Kasus Sabu, Pegawai PPPK Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Dikabarkan Lolos dari Jerat Hukum? Dugaan Modus Ki Jagad Pamungkas Kian Terang, Harga Jamu Rp15 Juta Baru Muncul Setelah Dipegang Pasien

Berita

Pemprov Jabar Siapkan Rp130 Miliar Bangun Underpass Gatot Subroto Cimahi

badge-check


					Pemprov Jabar Siapkan Rp130 Miliar Bangun Underpass Gatot Subroto Cimahi Perbesar

Kota Cimahi, Wartasurya.com – Rencana pembangunan underpass Gatot Subroto di Kota Cimahi semakin menunjukkan progres positif.

Underpass Gatot Subroto diyakini akan menjadi solusi efektif mengatasi kemacetan akibat tingginya frekuensi kereta feeder Whoosh melintasi jalan Gatot Subroto.

Diketahui, kereta feeder Whoosh melintasi jalan tersebut hingga mencapai 72 kali dalam sehari. Alhasil, kerap terjadi penumpukan kendaraan di perlintasan sebidang itu.

Dari informasi yang disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi Wilman Sugiansyah, pembangunan underpass saat ini ada pada tahap menunggu pemenang tender.

Sementara penyediaan lahan yang menjadi tanggng jawab Pemkot Cimahi telah selesai dilaksanakan, seiring keluarnya izin dari Mabes TNI Angkatan Darat sebagai Pemilik lahan.

Proyek stretegis tersebut sempat ramai diisukan bisa menelan anggaran hingga Rp150 miliar, namun angka tersebut berkurang setelah dilakukan review oleh Inspektorat Provinsi Jawa Barat.

“Kemarin sempat rame kita menyediakan pagu Rp150 miliar. Ketika ada review dari inspektorat provinsi, berkurang menjadi 130 miliar,” kata Kepala UPTD 3 Dinas Bina Marga Jabar, Muchtar Jalaludin, selasa (28/4/2026).

banner 500x300

Angka Rp130 miliar tersebut menurut Muchtar berpotensi mengalami pengurangan kembali. Hal itu sesuai dengan penawaran yang disampaikan pelaksana proyek nantinya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan persiapan untuk proses lelang tender. Dengan demikian, pengerjaan fisik masih harus menunggu antara 30-45 hari.

“Proyeknya berpengaruh juga dari pelaksanaan tendernya, memakan waktu antara 200-210 hari,” imbuhnya.

Meski seperti harapan masyarakat agar proyek underpass Gatot Subroto dapat segera dikerjakan, Muchtar menyebut persiapan harus dilakukan dengan sangat matang.

“Ini proyek yang strategis, maka semua persiapan harus kita matangkan terus,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Klaim Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana, WST Dinilai Tak Pahami UU Pers

20 Juli 2026 - 02:19 WIB

Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Angkat Bicara Soal Kritik Warsito terhadap Sejumlah Media, Begini Penjelasannya

19 Juli 2026 - 01:45 WIB

Pengaduan Warga Menguat, Polisi Diminta Segera Bubarkan Dugaan Arena Judi di Pucangsari Purwodadi

10 Juli 2026 - 03:29 WIB

Mahasiswa PMII Unmul Gelar Aksi Demo di Depan Dishub Kaltim, Minta Pengawasan Layanan Penyeberangan ASDP Diperketat

8 Juli 2026 - 10:34 WIB

Diduga Terlibat Kasus Sabu, Pegawai PPPK Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Dikabarkan Lolos dari Jerat Hukum?

28 Juni 2026 - 04:06 WIB

Trending di Berita