WARTASURYA.COM, Praktik pengisian bahan bakar bersubsidi jenis Pertalite oleh para pengangsu kembali ditemukan di SPBU 54.67.121 yang berlokasi di wilayah Jawi, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Aktivitas tersebut diduga berlangsung secara terbuka dan melibatkan sejumlah oknum petugas SPBU. Para pengangsu menggunakan sepeda motor jenis Thunder yang telah dimodifikasi untuk menampung BBM dalam jumlah besar.
Mereka terlihat antri secara bergiliran untuk mengisi Pertalite, bahkan dalam beberapa kesempatan melakukan pengisian sendiri tanpa pengawasan petugas.
Saat dikonfirmasi awak media, salah seorang petugas senior SPBU, yang biasa di panggil Pak Pris meminta agar temuan tersebut tidak dipublikasikan.
“Saya minta tolong, Mas, jangan dinaikkan ke pemberitaan,” ujar Pak Paris dengan raut wajah penuh kekhawatiran.
Sementara itu, Sueb yang diduga sebagai pengawas SPBU, tidak memberikan penjelasan secara rinci terkait aktivitas para pengangsu tersebut. Ia hanya menyampaikan bahwa dirinya baru beberapa bulan bekerja di lokasi tersebut.
“Saya masih tiga bulan kerja di SPBU ini, mas,” katanya.

Praktik pengangsuan BBM bersubsidi seperti ini dinilai merugikan masyarakat dan berpotensi melanggar ketentuan distribusi bahan bakar bersubsidi.
Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk PT Pertamina (Persero) dan aparat penegak hukum, segera melakukan pemeriksaan serta mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran. (Syh)










