Menu

Mode Gelap
Kontroversi AGS Mencuat, Etika Pers hingga Foto Bersama Pejabat Negara Dipersoalkan Mantan Pasien Bongkar Dugaan Pesta Sabu di Rumah Rehabilitasi Merah Putih, Begini Pengakuannya AH Bebas Tanpa Sidang, AMI Pertanyakan Status Perkara dan Isu Pengondisian Puluhan Miliar Dugaan Peran Sungek sebagai SP Polisi Narkoba Mencuat, Ini Pengakuan Narasumber Klaim Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana, WST Dinilai Tak Pahami UU Pers Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Angkat Bicara Soal Kritik Warsito terhadap Sejumlah Media, Begini Penjelasannya

Berita

Dugaan Peran Sungek sebagai SP Polisi Narkoba Mencuat, Ini Pengakuan Narasumber

badge-check


					Foto profil whatsap SGG atau Sungek, yang dikirim narasumber kepada kantor Redaksi Wartasurya.com. Perbesar

Foto profil whatsap SGG atau Sungek, yang dikirim narasumber kepada kantor Redaksi Wartasurya.com.

PASURUAN, WARTASURYA.COM – Dugaan keterlibatan seorang pria berinisial SGG sebagai spion polisi (SP) dalam pengungkapan kasus narkotika di Jawa Timur mencuat ke publik.

Informasi itu diperoleh WARTASURYA.COM dari sejumlah narasumber yang mengaku mengetahui aktivitas SGG dalam sejumlah penanganan perkara narkotika.

SGG merupakan warga Dusun Tudan, Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan keterangan para narasumber, ia diduga berperan sebagai informan yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum di bidang pemberantasan narkotika.

Salah satu narasumber yang mengaku pernah menjadi korban menuturkan, SGG yang akrab disapa Sungek telah lama dikenal sebagai SP polisi narkoba di wilayah Jawa Timur.

“Sungek itu SP-nya polisi narkoba di wilayah Jatim,” ujar narasumber kepada WARTASURYA.COM, Rabu (29/7/2026).

Narasumber tersebut juga mengungkapkan, bahwa SGG diduga tidak menjalankan perannya seorang diri. Menurutnya, SGG bersama seorang perempuan yang merupakan pasangannya (temen kencan) turut menjadi informan.

“Dia tidak sendiri, tapi sama pacarnya. Sama-sama SP,” lanjutnya.

Atas dugaan tersebut, narasumber mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Pasuruan Raya, agar lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan maupun berinteraksi dengan SGG.

“Boleh kenal dekat, tapi tetap hati-hati. Khususnya warga Dusun Tudan, Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi WARTASURYA.COM, melalui nomor WhatsApp yang diketahui digunakan olehnya. Namun hingga kini, pesan yang dikirim masih centang satu (tidak aktif).

Sementara itu, pihak terkait, baik Polres Pasuruan maupun Polda Jawa Timur belum dapat dimintai keterangan terkait dugaan tersebut hingga berita ini diterbitkan.

(Redaksi)

Baca Lainnya

Kontroversi AGS Mencuat, Etika Pers hingga Foto Bersama Pejabat Negara Dipersoalkan

17 Agustus 2026 - 03:15 WIB

Mantan Pasien Bongkar Dugaan Pesta Sabu di Rumah Rehabilitasi Merah Putih, Begini Pengakuannya

15 Agustus 2026 - 04:47 WIB

AH Bebas Tanpa Sidang, AMI Pertanyakan Status Perkara dan Isu Pengondisian Puluhan Miliar

13 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Klaim Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana, WST Dinilai Tak Pahami UU Pers

20 Juli 2026 - 02:19 WIB

Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Angkat Bicara Soal Kritik Warsito terhadap Sejumlah Media, Begini Penjelasannya

19 Juli 2026 - 01:45 WIB

Trending di Berita