Menu

Mode Gelap
Klaim Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana, WST Dinilai Tak Pahami UU Pers Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Angkat Bicara Soal Kritik Warsito terhadap Sejumlah Media, Begini Penjelasannya Pengaduan Warga Menguat, Polisi Diminta Segera Bubarkan Dugaan Arena Judi di Pucangsari Purwodadi Mahasiswa PMII Unmul Gelar Aksi Demo di Depan Dishub Kaltim, Minta Pengawasan Layanan Penyeberangan ASDP Diperketat Diduga Terlibat Kasus Sabu, Pegawai PPPK Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Dikabarkan Lolos dari Jerat Hukum? Dugaan Modus Ki Jagad Pamungkas Kian Terang, Harga Jamu Rp15 Juta Baru Muncul Setelah Dipegang Pasien

Berita

Aceh–Jawa Tengah Sepakati Kerja Sama, Target Transaksi Rp1,065 Triliun

badge-check


					Aceh–Jawa Tengah Sepakati Kerja Sama, Target Transaksi Rp1,065 Triliun Perbesar

BANDA ACEH, Kerja sama lintas daerah antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diproyeksikan menghasilkan transaksi hingga Rp1,065 triliun, mencakup sektor industri, perdagangan, investasi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga ketahanan pangan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih terintegrasi.

Kesepakatan tersebut diteken saat kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang diterima langsung Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (23/4).

Turut hadir mendampingi, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir serta Asisten I Setda Aceh Syakir.

Sejumlah sektor prioritas langsung disepakati untuk ditindaklanjuti, terutama pada penguatan industri dan perdagangan, peningkatan layanan penanaman modal melalui PTSP, pengembangan kualitas SDM, serta penguatan ketahanan pangan.

Mualem menilai, kerja sama antar daerah menjadi strategi penting untuk mempercepat pembangunan yang saling terhubung dan berkelanjutan, mengingat Aceh memiliki potensi besar di sektor pertanian, kelautan, perdagangan hingga pariwisata berbasis budaya dan religi.

“Kerja sama ini kami harapkan tidak hanya mempererat hubungan antara Aceh dan Jawa Tengah, tetapi juga mampu melahirkan langkah konkret yang memberi manfaat besar bagi kedua daerah serta pembangunan nasional secara keseluruhan,” ujar Mualem.

Sementara itu, Ahmad Luthfi menilai sinergi antar daerah menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru yang lebih merata.

banner 500x300

Dengan nilai transaksi yang ditargetkan menembus lebih dari Rp1 triliun, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi berlanjut pada realisasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat di kedua daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Klaim Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana, WST Dinilai Tak Pahami UU Pers

20 Juli 2026 - 02:19 WIB

Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Angkat Bicara Soal Kritik Warsito terhadap Sejumlah Media, Begini Penjelasannya

19 Juli 2026 - 01:45 WIB

Pengaduan Warga Menguat, Polisi Diminta Segera Bubarkan Dugaan Arena Judi di Pucangsari Purwodadi

10 Juli 2026 - 03:29 WIB

Mahasiswa PMII Unmul Gelar Aksi Demo di Depan Dishub Kaltim, Minta Pengawasan Layanan Penyeberangan ASDP Diperketat

8 Juli 2026 - 10:34 WIB

Diduga Terlibat Kasus Sabu, Pegawai PPPK Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Dikabarkan Lolos dari Jerat Hukum?

28 Juni 2026 - 04:06 WIB

Trending di Berita