Menu

Otomatis
Breaking News

Berita

Tambang Diduga Ilegal Makan Jalan Dusun, Warga Grogol Murka!

badge-check

Tambang Diduga Ilegal Makan Jalan Dusun, Warga Grogol Murka! Perbesar

WARTASURYA.COM, Aktivitas tambang manual yang diduga ilegal di Dusun Grogol, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, akhirnya memicu petaka.

Jalan dusun yang selama ini menjadi akses utama warga menuju area perkebunan longsor parah pada Rabu (13/5/2026).

Longsoran sepanjang sekitar 6 meter dengan lebar kurang lebih 2,5 meter itu membuat badan jalan nyaris amblas. Kondisi paling mengkhawatirkan terlihat di sisi selatan jalan yang kini menganga dengan kedalaman mencapai sekitar 10 meter.

Warga geram! Mereka menilai longsor tersebut bukan sekadar bencana alam, melainkan buah dari aktivitas tambang yang diduga nekat dilakukan tanpa mempedulikan keselamatan masyarakat.

Ironisnya, aktivitas tambang yang disebut-sebut dikelola warga berinisial S itu dikabarkan sudah lama menuai protes. Namun berbagai peringatan dari warga hingga aparat desa diduga hanya dianggap angin lalu.

“Sudah berkali-kali diingatkan. Jalan makin tergerus tiap hari, tapi tetap saja nambang. Sekarang lihat sendiri hasilnya, jalan hampir putus. Apa harus tunggu ada korban jiwa dulu baru berhenti?” sembur salah satu warga berinisial D dengan nada geram.

Kemarahan warga kian memuncak lantaran akses menuju kebun kini sangat membahayakan. Pengendara roda dua maupun pejalan kaki terancam terperosok jika melintas tanpa hati-hati.

“Ini bukan salah alam semata. Tanah di bawah jalan terus dikeruk. Warga sudah resah lama. Jangan sampai setelah rusak begini baru pura-pura kaget,” celetuk warga lainnya.

Tak hanya warga, pemerintah desa disebut juga sempat memberikan teguran terkait aktivitas penggalian di sekitar lokasi. Namun tambang diduga tetap beroperasi hingga akhirnya jalan dusun mengalami longsor.

Kini warga Dusun Grogol kompak mendesak aparat penegak hukum turun tangan. Mereka meminta dugaan tambang ilegal tersebut diusut tuntas karena dinilai telah merusak fasilitas umum dan mengancam keselamatan masyarakat.

“Kalau memang ilegal, jangan dibiarkan. Ini jalan warga, bukan tumbal kepentingan pribadi. Aparat harus berani bertindak,” tegas seorang tokoh warga.

Warga juga mendesak pemerintah segera melakukan penanganan darurat agar akses dusun tidak benar-benar terputus. Mereka khawatir longsor susulan terjadi sewaktu-waktu, terlebih jika hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut. (Red)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pj Kades Wonokoyo Minta Berita Dihapus, Hoogan Singgung Dugaan “Amplop” dari Perusahaan

7 Sep 2026 - 16:45 WIB

Pj Kades Wonokoyo Minta Berita Dihapus, Hoogan Singgung Dugaan “Amplop” dari Perusahaan

Percakapan Grup Mencuat Modus Bantu Pelaporan Anak Korban, Oknum LSM Justru Lakukan Hal Tak Senonoh

5 Sep 2026 - 08:20 WIB

Percakapan Grup Mencuat Modus Bantu Pelaporan Anak Korban, Oknum LSM Justru Lakukan Hal Tak Senonoh

Isu “Tangkap Lepas” Oknum Polisi Terkait Pembelian Pertalite di Purwosari Disorot Warga

3 Sep 2026 - 12:49 WIB

Isu “Tangkap Lepas” Oknum Polisi Terkait Pembelian Pertalite di Purwosari Disorot Warga

Tuntutan Warga Belum Jelas, PT Etika Dairies Indonesia Kini Dihadapkan Rencana Demo

28 Agu 2026 - 00:08 WIB

Tuntutan Warga Belum Jelas, PT Etika Dairies Indonesia Kini Dihadapkan Rencana Demo

Warga Desak Dua Aparatur Desa Bajangan Mundur Usai Dugaan Asusila di Balai Desa

26 Agu 2026 - 07:26 WIB

Warga Desak Dua Aparatur Desa Bajangan Mundur Usai Dugaan Asusila di Balai Desa
Trending di Berita