Menu

Mode Gelap
Klaim Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana, WST Dinilai Tak Pahami UU Pers Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Angkat Bicara Soal Kritik Warsito terhadap Sejumlah Media, Begini Penjelasannya Pengaduan Warga Menguat, Polisi Diminta Segera Bubarkan Dugaan Arena Judi di Pucangsari Purwodadi Mahasiswa PMII Unmul Gelar Aksi Demo di Depan Dishub Kaltim, Minta Pengawasan Layanan Penyeberangan ASDP Diperketat Diduga Terlibat Kasus Sabu, Pegawai PPPK Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Dikabarkan Lolos dari Jerat Hukum? Dugaan Modus Ki Jagad Pamungkas Kian Terang, Harga Jamu Rp15 Juta Baru Muncul Setelah Dipegang Pasien

Berita

Tambang Diduga Ilegal Makan Jalan Dusun, Warga Grogol Murka!

badge-check


					Tambang Diduga Ilegal Makan Jalan Dusun, Warga Grogol Murka! Perbesar

WARTASURYA.COM, Aktivitas tambang manual yang diduga ilegal di Dusun Grogol, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, akhirnya memicu petaka.

Jalan dusun yang selama ini menjadi akses utama warga menuju area perkebunan longsor parah pada Rabu (13/5/2026).

Longsoran sepanjang sekitar 6 meter dengan lebar kurang lebih 2,5 meter itu membuat badan jalan nyaris amblas. Kondisi paling mengkhawatirkan terlihat di sisi selatan jalan yang kini menganga dengan kedalaman mencapai sekitar 10 meter.

Warga geram! Mereka menilai longsor tersebut bukan sekadar bencana alam, melainkan buah dari aktivitas tambang yang diduga nekat dilakukan tanpa mempedulikan keselamatan masyarakat.

Ironisnya, aktivitas tambang yang disebut-sebut dikelola warga berinisial S itu dikabarkan sudah lama menuai protes. Namun berbagai peringatan dari warga hingga aparat desa diduga hanya dianggap angin lalu.

“Sudah berkali-kali diingatkan. Jalan makin tergerus tiap hari, tapi tetap saja nambang. Sekarang lihat sendiri hasilnya, jalan hampir putus. Apa harus tunggu ada korban jiwa dulu baru berhenti?” sembur salah satu warga berinisial D dengan nada geram.

Kemarahan warga kian memuncak lantaran akses menuju kebun kini sangat membahayakan. Pengendara roda dua maupun pejalan kaki terancam terperosok jika melintas tanpa hati-hati.

banner 500x300

“Ini bukan salah alam semata. Tanah di bawah jalan terus dikeruk. Warga sudah resah lama. Jangan sampai setelah rusak begini baru pura-pura kaget,” celetuk warga lainnya.

Tak hanya warga, pemerintah desa disebut juga sempat memberikan teguran terkait aktivitas penggalian di sekitar lokasi. Namun tambang diduga tetap beroperasi hingga akhirnya jalan dusun mengalami longsor.

Kini warga Dusun Grogol kompak mendesak aparat penegak hukum turun tangan. Mereka meminta dugaan tambang ilegal tersebut diusut tuntas karena dinilai telah merusak fasilitas umum dan mengancam keselamatan masyarakat.

“Kalau memang ilegal, jangan dibiarkan. Ini jalan warga, bukan tumbal kepentingan pribadi. Aparat harus berani bertindak,” tegas seorang tokoh warga.

Warga juga mendesak pemerintah segera melakukan penanganan darurat agar akses dusun tidak benar-benar terputus. Mereka khawatir longsor susulan terjadi sewaktu-waktu, terlebih jika hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut. (Red)

Baca Lainnya

Klaim Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana, WST Dinilai Tak Pahami UU Pers

20 Juli 2026 - 02:19 WIB

Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Angkat Bicara Soal Kritik Warsito terhadap Sejumlah Media, Begini Penjelasannya

19 Juli 2026 - 01:45 WIB

Pengaduan Warga Menguat, Polisi Diminta Segera Bubarkan Dugaan Arena Judi di Pucangsari Purwodadi

10 Juli 2026 - 03:29 WIB

Mahasiswa PMII Unmul Gelar Aksi Demo di Depan Dishub Kaltim, Minta Pengawasan Layanan Penyeberangan ASDP Diperketat

8 Juli 2026 - 10:34 WIB

Diduga Terlibat Kasus Sabu, Pegawai PPPK Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Dikabarkan Lolos dari Jerat Hukum?

28 Juni 2026 - 04:06 WIB

Trending di Berita