Menu

Otomatis
Breaking News

Berita

Korban Bongkar Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Polsek Candi Sidoarjo, Keluarga Terduga Pelaku Minta Berita Dihapus

badge-check

Foto: Korban saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait dugaan kekerasan yang dilakukan oknum anggota Polsek Candi, Sidoarjo. (Wartasurya.com) Perbesar

Foto: Korban saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait dugaan kekerasan yang dilakukan oknum anggota Polsek Candi, Sidoarjo. (Wartasurya.com)

WARTASURYA.COM, Citra institusi kepolisian kembali dipertaruhkan. Di tengah gencarnya slogan “Polri Presisi”, publik justru disuguhi dugaan perilaku memalukan dari seorang anggota polisi aktif. Seorang oknum berpangkat Aiptu yang berdinas di Polsek Candi, Kabupaten Sidoarjo, berinisial AS, diduga melakukan kekerasan terhadap seorang perempuan yang diduga sebagai istri sirinya.

Korban berinisial RK, warga Dusun Kapas, Desa Kapas, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mengaku selama menjalin hubungan dengan oknum polisi tersebut sejak 2023, dirinya kerap menjadi sasaran kekerasan fisik dan tekanan psikologis.

Tak hanya dugaan penganiayaan, korban juga melontarkan tuduhan serius. Ia menyebut terduga pelaku gemar berjudi dan diduga menggunakan narkoba.

“Dia suka main judi dan juga pemakai narkoba. Saya sudah muak karena perbuatannya sering kasar sampai main fisik,” ungkap RK kepada wartawan, Rabu (20/05).

Pernyataan ini tentu bukan tuduhan ringan. Jika benar, maka yang dipertaruhkan bukan hanya nama seorang anggota, melainkan integritas institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan penegakan hukum.

RK mengaku memilih bungkam selama ini karena dihantui ancaman. Ia takut keselamatannya dan keluarganya terancam jika berani melapor.

“Saya diancam kalau melapor. Saya takut ada balas dendam dan menyangkut keselamatan saya serta adik saya,” tuturnya.

Korban juga mengungkap fakta yang makin memperlihatkan sikap tidak bertanggung jawab terduga pelaku. Menurutnya, Aiptu AS sudah berani membawa perempuan lain ke rumah, bahkan dikabarkan telah kembali menikah siri.

Tak berhenti di situ, RK membantah tuduhan bahwa dirinya membawa handphone dan ATM milik pelaku. Sebaliknya, ia menegaskan seluruh dokumen penting miliknya justru telah diambil oleh terduga pelaku.

“ATM, buku tabungan, surat-surat penting sampai sertifikat tanah justru sudah diambil semua sama dia,” tegasnya.

Kasus ini sontak memicu kemarahan publik. Masyarakat menuntut Propam Polresta Sidoarjo dan Polda Jawa Timur bertindak tegas, transparan, dan tidak menjadikan seragam sebagai tameng untuk menghindari proses hukum.

“Kami berharap Propam turun tangan dan mengusut kasus ini secara terbuka tanpa ada yang ditutupi,” ujar salah satu kerabat korban.

Kapolsek Candi, Kompol Septiawan Adi Prihartono, saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban singkat. “Terima kasih informasinya, akan saya cek ke yang bersangkutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Candi, IPTU Imam Tarmudji, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi.

Sementara itu, awak media menerima panggilan WhatsApp dari seseorang yang mengaku bernama “Tomblok”, yang mengaku sebagai saudara terduga pelaku. Dalam percakapan tersebut, ia meminta agar pemberitaan dihapus dan mengajak wartawan untuk bertemu.

“Tolong beritanya dihapus, dan monggo kita ketemuan,” katanya.

Permintaan semacam ini justru menimbulkan tanda tanya besar. Alih-alih memberikan klarifikasi substansial, pihak keluarga malah diduga mencoba menekan media agar informasi tidak sampai ke publik. (Syh)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pj Kades Wonokoyo Minta Berita Dihapus, Hoogan Singgung Dugaan “Amplop” dari Perusahaan

7 Sep 2026 - 16:45 WIB

Pj Kades Wonokoyo Minta Berita Dihapus, Hoogan Singgung Dugaan “Amplop” dari Perusahaan

Percakapan Grup Mencuat Modus Bantu Pelaporan Anak Korban, Oknum LSM Justru Lakukan Hal Tak Senonoh

5 Sep 2026 - 08:20 WIB

Percakapan Grup Mencuat Modus Bantu Pelaporan Anak Korban, Oknum LSM Justru Lakukan Hal Tak Senonoh

Isu “Tangkap Lepas” Oknum Polisi Terkait Pembelian Pertalite di Purwosari Disorot Warga

3 Sep 2026 - 12:49 WIB

Isu “Tangkap Lepas” Oknum Polisi Terkait Pembelian Pertalite di Purwosari Disorot Warga

Tuntutan Warga Belum Jelas, PT Etika Dairies Indonesia Kini Dihadapkan Rencana Demo

28 Agu 2026 - 00:08 WIB

Tuntutan Warga Belum Jelas, PT Etika Dairies Indonesia Kini Dihadapkan Rencana Demo

Warga Desak Dua Aparatur Desa Bajangan Mundur Usai Dugaan Asusila di Balai Desa

26 Agu 2026 - 07:26 WIB

Warga Desak Dua Aparatur Desa Bajangan Mundur Usai Dugaan Asusila di Balai Desa
Trending di Berita