Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Diduga Akali Status Hutan Lindung, PT BJS Klaim Sepihak 46 Hektare Lahan di Belitung

badge-check

Diduga Akali Status Hutan Lindung, PT BJS Klaim Sepihak 46 Hektare Lahan di Belitung Perbesar

WARTASURYA.COM, Dugaan praktik manipulasi dokumen dan kamuflase status lahan menyeret nama PT Bivanki Jaya Sejahtera (BJS) di Desa Membalong, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

Perusahaan itu diduga mencoba menguasai lahan seluas sekitar 46 hektare dengan mengklaim kawasan hutan lindung sebagai Areal Penggunaan Lain (APL).

Temuan ini mengacu pada surat resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor S.226/KUM/PKMU.1/PLA.2/6/2021 tertanggal 13 Agustus 2021, yang merupakan jawaban atas permohonan klaim lahan dari Direktur PT BJS.

Dalam permohonannya, PT BJS menyebut lahan tersebut berada di luar kawasan hutan berdasarkan Perda RTRW dan SK Menteri Kehutanan Nomor SK.798/Menhut-II/2012.

Namun hasil telaah teknis KLHK justru menyatakan seluruh areal yang diklaim perusahaan masih berstatus Kawasan Hutan Lindung Sungai Brang IV.

KLHK menegaskan, tidak pernah ada perubahan batas kawasan hutan secara resmi sejak penataan batas tahun 1996. Artinya, status kawasan tetap sah sebagai hutan lindung dan bukan APL sebagaimana diklaim perusahaan.

“Peta penetapan kawasan hutan yang sah tetap menjadi acuan utama selama belum ada penetapan baru dari Menteri,” tulis KLHK dalam surat tersebut.

Pengamat lingkungan menilai langkah PT BJS diduga merupakan strategi mengaburkan status hukum lahan dengan mengutip aturan secara sepotong-sepotong demi memuluskan penguasaan lahan.

“Ini bukan sekadar salah tafsir. Ada dugaan upaya sistematis mengkamuflase status kawasan hutan agar seolah-olah bisa dikuasai perusahaan,” ujar seorang pengamat lingkungan yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Aktivis lingkungan di Belitung juga mendesak aparat penegak hukum turun tangan mengusut dugaan manipulasi dokumen tersebut.

“Kalau praktik seperti ini dibiarkan, kawasan hutan lindung bisa habis sedikit demi sedikit oleh kepentingan korporasi,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Bivanki Jaya Sejahtera belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut. (Tim Redaksi)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dugaan Pencurian Kabel Telkom di Malang, Warga Sebut Nama SF Asal Tuban

25 Okt 2026 - 12:18 WIB

Dugaan Pencurian Kabel Telkom di Malang, Warga Sebut Nama SF Asal Tuban

Dugaan Praktek Pemindahan Solar Antar Tangki di Gresik Terungkap, Warga Minta Polisi Bertindak

24 Okt 2026 - 14:37 WIB

Dugaan Praktek Pemindahan Solar Antar Tangki di Gresik Terungkap, Warga Minta Polisi Bertindak

Geger! Terduga Bandar Sabu dan Enam Orang Lainnya Dikabarkan Bebas, Ada Apa dengan Satresnarkoba Polresta Malang Kota?

24 Okt 2026 - 02:22 WIB

Geger! Terduga Bandar Sabu dan Enam Orang Lainnya Dikabarkan Bebas, Ada Apa dengan Satresnarkoba Polresta Malang Kota?

Diduga Bikin Resah, Tiga Orang Terjerat Kasus Sabu di Pandaan, Warga Desak Proses Hukum Berlanjut dan Tolak Rehabilitasi Sembarangan

23 Okt 2026 - 00:57 WIB

Diduga Bikin Resah, Tiga Orang Terjerat Kasus Sabu di Pandaan, Warga Desak Proses Hukum Berlanjut dan Tolak Rehabilitasi Sembarangan

Kapolres Pasuruan Patroli Cek Langsung sejumlah SPBU, Pastikan Stok BBM Aman dan Antrian Normal

18 Okt 2026 - 23:32 WIB

Kapolres Pasuruan Patroli Cek Langsung sejumlah SPBU, Pastikan Stok BBM Aman dan Antrian Normal
Trending di Berita