SABANG-ACEH, Komitmen Pemerintah Kota Sabang dalam mendorong percepatan pembangunan berbasis maritim kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Komisi IV DPR RI yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S., Jumat (24/4/2026).
Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, turun langsung menyambut dan mengawal rangkaian kunjungan sejak kedatangan rombongan di Ruang VIP Kapal Cepat Pelabuhan Balohan sekitar pukul 15.30 WIB. Kehadiran kepala daerah tersebut mencerminkan keseriusan Pemerintah Kota Sabang dalam membuka ruang kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat.
Dalam agenda penjemputan, Wali Kota didampingi jajaran pejabat Pemerintah Kota Sabang, antara lain Asisten I dan II Irfani, S.Sos., M.M., dan Rinaldi Syahputra, S.E., M.T., Kepala Dinas Perhubungan Husaini, S.T., Kepala Dinas Pariwisata Harry Susethia, S.T., M.T., serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Zulfan, S.Pi.
Rombongan Komisi IV DPR RI yang turut dihadiri sejumlah anggota, seperti Shouli Ma, Cynthya, Dzaki Ramdhani, dan Nani Sri, selanjutnya melaksanakan peninjauan lapangan ke berbagai titik strategis di Pulau Weh.
Adapun lokasi yang menjadi fokus kunjungan meliputi Koperasi Merah Putih Cot Abeuk, Bandara Lanud Sabang, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sektor Kelautan dan Perikanan, kawasan wisata Freddies, CT-3 BPKS, TPI Pria Laot, Kilometer Nol Indonesia, hingga Pulau Weh Resort.
Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk menunjukkan kesiapan Sabang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis maritim di wilayah barat Indonesia.
Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, menegaskan bahwa kehadiran Komisi IV DPR RI merupakan peluang penting untuk memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap sektor unggulan daerah.

“Ini bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi langkah konkret dalam membangun sinergi antara pusat dan daerah. Sabang memiliki potensi kelautan dan pariwisata yang sangat kuat untuk dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, kehadiran Prof. Rokhmin Dahuri sebagai pakar kelautan nasional turut memberikan nilai strategis. Masukan dan pandangan yang disampaikan diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan dalam pengelolaan sumber daya maritim Sabang secara berkelanjutan dan berdaya saing global.
Dengan kekayaan sumber daya laut, posisi geografis yang strategis, serta pesona wisata bahari kelas dunia, Sabang terus menegaskan diri sebagai destinasi unggulan nasional sekaligus simpul penting dalam perekonomian maritim Indonesia.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan dinamis, mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)










